7 Megaduel UFC Guncang 2021 Kembalinya Khabib Nurmagomedov – Kembalinya Khabib Nurmagomedov menghadapi Georges St-Pierre (GSP) jadi satu di pada tujuh megaduel UFC yang dapat mengguncang tahun 2021. Selain duel seru Khabib vs GSP, pertarungan Conor McGregor vs Justin Gaethje harus ditonton tahun depan.

Tidak diragukan lagi, tahun ini adalah periode pengujian terbanyak yang dialami UFC didalam sementara yang terlampau lama. Tetapi pandemi virus corona yang sedang berjalan tidak menghentikan promosi utama seni bela diri campuran untuk memberikan sebagian pertarungan yang tak terlupakan.

Pemimpin MMA memanjakan kita bersama sebagian pertarungan yang dapat dibicarakan selama bertahun-tahun yang dapat datang. Pertarungan Justin Gaethje dan Tony Ferguson di UFC 249 – kartu bayar-per-tayang pertama sehabis penguncian di semua dunia – adalah salah satu kontes yang keluar di benak sementara mengulangi pertarungan paling baik tahun 2020.

Perang Weili Zhang dan Joanna Jedrzejczyk didalam acara utama UFC 248 adalah pertarungan lain yang tetap berada di garis depan asumsi penggemar, serta Dustin Poirier bersama Dan Hooker. Dan siapa yang sanggup melewatkan perang Deiveson Figueiredo dan Brandon Moreno untuk gelar kelas terbang awal bulan ini? Berikut SunSport memetakan tujuh pertarungan yang harus berjalan pada 2021.

Khabib Nurmagomedov vs Georges St-Pierre
Bagi saya, ini adalah salah satu pertarungan yang dapat memancing Khabib Nurmagomedov keluar dari jaman pensiun. Pada titik hidupnya ini, Khabib Nurmagomedov yang gigih hanya dapat terpengaruh untuk kembali ke kandang jikalau dia diberi peluang untuk lebih mengukir namanya ke didalam histori olahraga tempur bersama mengalahkan pria yang banyak diakui sebagai ‘GOAT (Greatest of All Time)’ MMA.

Dan mengingat semua yang sudah dia melakukan untuk perusahaan selama sebagian tahun terakhir, dia harus diberi peluang untuk capai 30-0 didalam pertarungan lama bersama Hall-of-Famer. Secara gaya, Khabib Nurmagomedov vs Georges St-Pierre adalah duel menarik yang menghidupkan sebagian pertanyaan. Akankah ‘GSP’ yang berusia nyaris 40 tahun sanggup menjaga takedown tersebut?

Dan jikalau demikian, apakah Khabib sanggup bertahan bersama mantan juara dua divisi itu? Hanya tersedia satu langkah untuk mengetahuinya. Saya, layaknya banyak orang lainnya, menghendaki dan berdoa presiden UFC Dana White sanggup menegaskan Khabib ‘The Eagle’ untuk terbang sekali kembali sehingga kita tidak harus bertanya-tanya apa yang kemungkinan terjadi.

Conor McGregor vs Justin Gaethje
Kecuali pertarungan pada Nurmagomedov dan St-Pierre, ini adalah pertandingan terlezat yang sanggup ditunaikan di pada menumpuknya petarung UFC di Kelas Ringan. Dan orang sanggup berargumen bahwa itu seharusnya ditunaikan alih-alih pertandingan kembali UFC 257 Conor McGregor bersama Dustin Poirier, walaupun aku akui aku terpompa untuk angsuran kedua dari kompetisi itu.

McGregor vs Gaethje adalah pertarungan yang disukai banyak orang, juga aku sendiri. Sebagian besar intrik seputar pertandingan awalannya berasal dari gaya membunuh-atau-dibunuh Gaethje, yang dia menyimpang didalam dua tahun terakhir. Mantan juara kelas gampang sementara ini saat ini jadi petarung yang jauh lebih metodis dan bijaksana, walaupun dia tetap sanggup menenggelamkan lawan-lawannya bersama tekanan tanpa henti.

Menyukai atau membencinya, Anda harus mengakui McGregor adalah ahli manajemen ruang, pengaturan waktu, dan serangan balik – alat yang merupakan mimpi tidak baik pejuang berbasis tekanan. Itu saja memicu perkelahian bersama Gaethje jadi urusan yang harus dilihat, serta permusuhan yang terlampau nyata di pada keduanya.