Pemenang Kategori Berat WBC Tyson Fury amat mau berkelahi, dengan ataupun tanpa Deontay Wilder tahun ini. Fury terakhir kali naik ring pada 22 Februari, buat meregang titel WBC di MGM Grand di Las Vegas, Amerika Sindikat.

Sehabis itu, Wilder lekas mempraktikkan klausul perlombaan balik, yang memforsir pertemuan ketiga antara keduanya. Tetapi, sampai dikala ini, Wilder lenyap kolam ditelan dunia. Pihak Fury tidak menemukan jawaban hal trilogi yang dijadwalkan diselenggarakan Desember 2020.

Nah, tidak adem dengan tindakan Wilder, Fury terbuka buat mengalami rival terkini di Inggris saat sebelum akhir tahun ini, bila trilogi Deontay Wilder ditunda. Tidak hanya menanti Wilder, Fury sudah membenarkan persyaratan finansial buat 2 pertemuan melawan pemenang bumi Kategori Berat WBA, IBF, WBO, IBO Anthony Joshua yang diresmikan tahun 2021.

Namun konsep itu terpenggal kala pelopor Maksimum Rank Bob Arum yang berplatform di AS, berkata pada ESPN kalau bertepatan pada Fury vs Wilder III yang ditargetkan buat pertarungan ketiga pada 19 Desember hendak didorong sampai 2021 sebab bentrok dengan perlombaan sepak bola Amerika.

Ditanya apakah Fury hendak menyongsong pertarungan di Inggris melawan rival yang berlainan buat senantiasa padat jadwal tahun ini, pelatihnya Sugarhill Steward dengan cara khusus berkata pada Sky Sports:” Aku mau Tyson berkelahi!.’’

” Bila pertarungan dapat dicoba buat Tyson tahun ini hingga ayo kita jalani.”

Fury tadinya berkata pada TalkSport:” Aku amat sedia buat berkelahi namun perkaranya merupakan aku lalu mengikuti narasi berlainan mengenai apa yang sepatutnya terjalin dalam karir aku.

” Aku sepatutnya adu jotos pada 19 Desember di Las Vegas melawan Deontay Wilder dalam suatu trilogi, serta aku lalu mengikuti narasi berlainan tiap 2 hari mengenai apa yang terjalin.

” Baru- baru ini aku membaca suatu narasi kalau mereka berupaya buat memajukannya sepekan ataupun mengembalikannya sepekan ataupun apa juga, namun satu perihal yang mau aku umumkan pada bumi merupakan aku hendak berkelahi di bulan Desember, apakah itu Deontay Wilder di Las Vegas, ataupun bila itu Joe Bloggs di Inggris.”