Gaethje Merasa Takut Jika Khabib Tak Fit

Khabib Nurmagomedovmerasa takut mematahkan lengan tangan Justin Gaethje sehingga merubah kenakan jurus triangle choke atau kuncian kaki segitiga. The Eagle mengganti jurus pemungkasnya sebab dia tidak menghendaki mematahkan tangan penantangnya asal Amerika itu di depan orang tuanya. Khabib mendapatkan momen mematikan Gaethje sesudah berjalan pergumulan yang membuatnya nyaman kenakan jurus triangle choke.

setelah wasit tidak lihat dirinya mengetuk tangan Khabib sinyal menyerah di ronde kedua. Khabib sebetulnya mempunyai taktik kenakan armbar yang merupakan jurus favorit almarhum ayahnya untuk mematikan Gaethje lebih cepat. Namun, kemauan itu urung dipakai Khabib sesudah orang tua Gaethje turut menonton segera pertarungan di Fight Island, Abu Dhabi, Sabtu malam lalu.

Menurut mantan juara kelas berat Daniel Cormier, Khabib risau dia dapat mematahkan lengan lawannya kecuali kenakan armbar, sesudah mendengar klaim pra-pertarungan Gaethje bahwa dia tidak dapat dulu menyerah. Jadi petarung Rusia itu menentukan untuk gunakan metode triangle choke sebagai gantinya, mencekik lawannya sampai pingsan untuk membawa rekornya jadi 29-0.

Cormer menjelaskan kepada ESPN MMA: “Khabib menjelaskan kepada saya kala dia menonton wawancara selama seminggu, dia lihat bahwa Justin menjelaskan dia tidak dapat dulu menyerah,’’katanya. “Dia berkata, ‘Aku tidak menghendaki menyakitinya di depan orang tuanya jadi saya kenakan kuncian segitiga – kecuali dia pingsan, dia pingsan, kala anda bangun dan anda baik-baik saja.’’

Baca Juga:5 Lawan Anyar Gaethje Pasca Dibikin Pingsan Khabib Nurmagomedov

Dia tidak menghendaki mematahkan lengannya sebab kecuali Justin tidak berkenan mengetuk, Anda mesti mematahkannya dan dia tidak menghendaki melakukannya di depan ibu dan ayahnya. “Jika dia menidurkannya, dia dapat bangun dan sepenuhnya dapat baik-baik saja.” Khabib, yang berada di rumah sakit cuma lebih dari satu minggu sebelum pertarungan bersama tulang patah di kakinya, memastikan kemenangan pada ronde ke dua di Fight Island.

Dan sesudah menangis, dia memberitakan pengunduran dirinya yang mengejutkan – tiga bulan sesudah ayahnya Abdulmanap meninggal pada usia 57 tahun sebab virus corona.