Jadwal Live Tinju Dunia 2020

Skenario penyatuan gelar juara tinju dunia kelas berat masih belum mendapatkan titik terang. Hal itu terungkap dari pernyataan Eddie Hearn, promotor Anthony Joshua yang saat ini memegang sabuk juara versi WBA, WBO, IBF, IBO.

Ia menyatakan kesepakatan dengan Tyson Fury, juara WBC belum didapatkan. Tapi, ia menghendaki unifikasi itu sanggup dilakukan pada 2021.

Keadaan menjadi lebih rumit dikarenakan saat ini sudah muncul penantang mesti buat sabuk IBO yang dipegang Anthony Joshua, yaitu Oleksandr Usyk yang pekan lantas baru menang atas Derek Chisora.

Eddie Hearn menegaskan, pihaknya terus menjajaki prospek kedua pertandingan itu. Prioritas utama adalah mencari kesepakatan dengan Fury. Bila gagal, maka Joshua akan melawan Usyk.

“AJ inginkan melawan Usyk. Itu seluruh bisnis, duit mutlak bagi mereka, tapi Usyk inginkan gelar juara dunia kelas berat. Jika kita tidak sanggup mengakibatkan Fury bertarung dan AJ berhasil mengalahkan Pulev, dia akan melawan Usyk sejuta persen,” kata Hearn pada The Sun.

Pada akhir tahun ini, peta persaingan sanggup saja sudah berubah. Kedua juara dunia itu akan sama-sama bertarung menghadapi lawan berbeda, pada Desember.

Joshua, asal Inggris, akan menghadapi penantang mesti IBF, Kubrat Pulev, pada 12 Desember. Sedangkan Tyson Fury, termasuk berasal dari Inggris, dijadwalkan akan bertarung pada 5 Desember, dengan Agit Kabayel.

Sementara itu, Oleksandr Usyk bertekad menuntut haknya sebagai penantang mesti Joshua. Menurut petinju Ukraina itu, Joshua cuma punyai dua pilihan. “Satu, untuk melawanku. Dua, mengosongkan (sabuk) dan melawan Fury. Entah dia bertarung denganku atau melepaskan. Aku menunggu. Aku siap.”

Bila Joshua mengosongkan gelar WBO, maka Usyk akan memperebutkan gelar kosong itu melawan petinju kelas berat tak terkalahkan Daniel Dubois. Syaratnya, Dubois sanggup terlebih dahulu mengalahkan Joe Joyce.