Johnathon Banks Tak Suka Bekerja Dengan Gennadiy Golovkin

Johnathon Banks Tak Suka Bekerja Dengan Gennadiy Golovkin – Pelatih Johnathon Banks tidak suka bersama dengan kinerja Gennadiy Golovkin selagi mengalahkan Sergiy Derevyanchenko di Madison Square Garden, New York, Sabtu (5/10/2019) malam selagi lokal atau Minggu (6/10/2019) siang WIB.

Johnathon Banks Tak Suka Bekerja Dengan Gennadiy Golovkin

Golovkin menang bersama dengan ketentuan bulat di dalam duel perebutan sabuk kelas menengah IBF 12 ronde. Banks mengatakan bahwa Golovkin mesti rihat atau merubah gaya bertarungnya demi memperbaiki performa.

GGG -julukan Golovkin- tampil di luar ekspektasi, dan menang bersama dengan skor 114-113, 115-112, dan 115-112. Namun, dia dilukai oleh Derevyanchenko (13-2, 10 KO) di ronde kelima, dan sering mundur saat diserang.

Tak heran andaikata fans menyorakinya. Suara keras ejekan diterima Golovkin (40-1-1, 35 KO) sehabis pertarungan, dan itu menunjukkan bersama dengan menyadari bahwa mereka melihatnya sebagai pecundang di dalam pertarungan. (Baca juga: Jadi Juara Dunia, Golovkin Justru Dicemooh Penggemar).

Meskipun Golovkin memenangkan pertarungan, Banks tidak senang. Dia bertanggung jawab atas kinerja GGG, dan idamkan merubah gayanya. Banks tidak idamkan petinju Kazakhstan itu tetap terima hukuman layaknya yang berlangsung selagi ini, dikarenakan dia petinju lebih tua menghadapi pertarung yang lebih muda.

Banks mengatakan GGG gagal lakukan hal-hal yang sudah mereka melaksanakan sepanjang kamp latihan, layaknya menggerakkan kepalanya untuk menjauhkan jotosan, dan menaikkan hasil pukulannya. Golovkin sering mundur, dan membebaskan Derevyanchenko maju untuk menyerangnya.

Banks mengatakan dia memberi menyadari GGG sepanjang pertarungan bahwa dia tidak idamkan GGG lakukan perihal layaknya itu, namun Golovkin gagal mengikuti apa yang dia instruksikan.

“Ini adalah kesalahan saya,” kata Banks. “Entah dia mesti rihat atau melakukannya perubahan gaya. Saya benci menyaksikan petinju aku terima seluruh pukulan, padahal aku menyadari di lebih baik daripada apa yang aku lihat. Saya bertanggung jawab untuk itu.”

“Ketika kami memulai pertarungan, aku coba memicu GGG memulai pertarungan bersama dengan cepat, dikarenakan dia bertarung melawan petinju lebih muda. Saya coba membuatnya memulai bersama dengan lebih cepat,” kata Banks.

Apa yang tidak dikatakan Banks barangkali terlambat untuk merubah gaya bertarung GGG. Dia berusia 37 tahun, dan sudah bertarung bersama dengan gaya yang mirip sejak era amatirnya. Dalam menyaksikan kekalahan Golovkin di final Olimpiade 2004, dia dikalahkan petinju Rusia.

Golovkin tidak punyai stamina yang mumpuni untuk bertarung bersama dengan gaya kecepatan cepat layaknya yang di inginkan Banks, dan dia tidak keluar nyaman saat bertarung bersama dengan cepat, yang dia perlukan untuk mengalahkan petarung muda.

Golovkin terhitung barangkali tidak dapat pensiun sebelum saat selesaikan kontrak 6 pertarungannya. Ini adalah pertarungan ketiga GGG dari kontraknya. Apa yang dia idamkan adalah pertandingan trilogi melawan Saul Canelo Alvarez, pada Mei mendatang. Itu dapat menjadi hari pembayaran besar bagi Golovkin dan Canelo.