Keinginan Khabib Nurmagomedov Yang Ingin di Ungkapkan

Khabib Nurmagomedov disebut sangat mengidamkan Georges St-Pierre jadi lawannya dalam pertarungan selanjutnya.

Khabib Nurmagomedov baru saja berhasil merebut gelar juara kelas gampang UFC kala menang atas Dustin Poirier akhir pekan lalu.

Keinginan Khabib Nurmagomedov Yang Ingin di Ungkapkan

Dalam laga yang bertajuk UFC 242 yang digelar di Du Arena, Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (UEA), Khabib Nurmagomedov cuma butuh tiga ronde saja untuk memicu Poirier melakukan tap-out.

Selain gelar juara, kemenangan atas Poirier berikut terhitung memicu Khabib tetap menjaga catatannya dengan 28 kali bertanding tanpa terkalahkan pada ajang UFC sejak debut pada tahun 2008.

Setelah memenangi laga tersebut, Khabib Nurmagomedov langsung memperoleh sebagian tantangan untuk lagi bertarung pada laga selanjutnya.

Salah satu petarung yang berpeluang besar untuk jadi lawan tanding Khabib Nurmagomedov setelah itu adalah legenda UFC yakni Georges St-Pierre.

Presiden UFC, Dana White, disebut sudah membuka peluang untuk mewujudkan hal itu, kendati pada mulanya dia menyebut terkecuali Khabib Nurmagomedov dapat menghadapi Tony Ferguson.

Hal itu tak serta merta memicu Georges St-Pierre menyetujui untuk langsung mewujudkan pertarungan impian itu, kendati sudah memperoleh lampu hijau dari Khabib dan terhitung UFC.

St-Pierre menyebutkan bahwa dia cuma dapat lagi bertarung untuk Khabib Nurmagomedov dan tidak rela terikat kontrak untuk melakoni laga lainnya andai dia menang dalam laga itu.

“Bayangkan UFC sudah menginvestasikan banyak duit untuk mewujudkan pertarungan ini, lalu saya berhasil menang, setelah itu saya mengambil keputusan untuk berhenti,” ucap St Pierre, dilansir dari MMA Weekly.

Saya tak tertarik untuk memicu kontrak melawan Khabib dengan perjanjian saya kudu lagi bertarung melawan para penantang lainnya,” ucap St-Pierre.

Hal itulah yang memicu UFC risau dan lebih cenderung menentukan Khabib Nurmagomedov untuk melawan Tony Ferguson ketimbang Georges St-Pierre.

Apabila Khabib Nurmagomedov kehilangan gelarnya pas melawan Georges St-Pierre maka hal itu dapat jadi kerugian tersendiri bagi UFC.

Sebab, petarung asal Rusia itu sudah jadi tidak benar satu investasi bagi UFC untuk melakukan promosi di kawasan timur sedang dan negara-negara muslim.

“Agen saya menyebutkan bahwa Khabib Nurmagomedov merupakan tidak benar satu investasi besar untuk UFC,” kata Georges St-Pierre.

“Khabib sudah capai level yang berbeda untuk para penggemarnya dari wilayah timur tengah, dan dunia Muslim, dia adalah ikon pada pas ini,” ucap dia lagi..

George St-Pierre mengambil keputusan pensiun dari arena UFC sejak tahun 2017 usai menang atas Michael Bisping.

Petarung berkebangsaan Kanada berikut diakui sebagai tidak benar satu petarung terhebat dalam sejarah MMA.

Dia terhitung dulu merebut gelar juara dunia kelas welter serta menengah UFC.