Terakhir kali pemenang bumi Sebandung Jermall serta Jermell Charlo berkelahi dalam satu ring pada durasi yang serupa terjalin pada 22 Desember 2018. Kala itu, mereka hadapi pertarungan terberat dalam pekerjaan mereka tiap- tiap di Brooklyn Center.

Untuk Jermell Charlo, malam 22 Desember 2018 itu menyebabkan salah satunya kegagalan dalam kariernya— takluk nilai 12 ronde yang amat dipertanyakan dari Tony Harrison buat memberhentikan titel pemenang Kategori Welte luar biasa( Menengah baru) pertamanya. Pertarungan itu berperan bagaikan sokongan penting dari Premier Boxing Champions( PBC) awal di pancaran Fox semenjak kedua koyak pihak merambah perjanjian waktu jauh yang profitabel.

Peperangan penting merupakan pertarungan kerabat kembarnya, Jermall Charlo yang bagi pengakuannya sendiri awal mulanya syok oleh apa yang terjalin menjelang pertarungannya sendiri. Pertarungan terberat saya… Aku berkelahi melawan[Matvey] Korobov pada bertepatan pada kalau gelarnya betul- betul dirampok oleh kerabat aku,” melamun Jermall Charlo sepanjang cicilan terkini dari podcast Showtime Basketball’ s All The Smoke.“ Itu merupakan salah satu pertarungan terberat aku, cuma sebab aku bersiap buat bogem mentah kiri yang berlainan( Willie Monroe Jr.).

” Setelah itu 5 hari saat sebelum pertarungan, ia diklaim positif memakai steroid. Jadi, mereka mengubah laki- laki lain yang sudah belajar serta bersiap buat aku, dengan kilat. Jadi, aku wajib masuk ke situ serta membuat adaptasi terbaik. Pada dikala yang serupa, banyak perihal yang melintas di kepala aku.”

Jermall Charlo memenangkan pertarungan dengan ketetapan bundar 12 ronde, menanggulangi dini yang lamban buat memimpin peregangan. Pertarungan itu men catat pertahanan awal titel kategori menengah sedangkan WBC yang beliau menangkan di dini tahun, dengan sabuk itu sudah ditingkatkan jadi titel besar asli Juni kemudian.

Charlo saat ini hendak berupaya menjaga mahkotanya yang ketiga akhir minggu ini, mengalami mantan penantang titel 2 kali serta penantang 5 besar kekal Sergiy Derevyanchenko( 13- 2, 10KO) dengan kartu Showtime Pay- Per- View Sabtu ini di Mohegan Sun Casino di Uncasville, Connecticut.

Pemenang Kategori Menengah yang tidak terkalahkan asal Houston ini berasosiasi dengan kerabat kembarnya Jermell Charlo( 33- 1, 17KO) yang memercayakan titel Welter luar biasa WBC melawan jawara WBA atau IBF Jeison Banana Rosario( 20- 1- 1, 14KO) di kegiatan penting yang sesungguhnya.

Malam itu, hendak men catat kedelapan kalinya mereka memberi kartu di tingkatan membela serta yang awal semenjak mereka jadi co- headline PBC Desember 2018 di kegiatan Fox. Saat sebelum pertarungan itu, sang sebandung membuat asal usul dengan KO Jermell tiba dari balik John Jackson buat memenangkan titel Kategori Welter luar biasa WBC.

Jermall merambah malam bagaikan pemegang sabuk Kategori Welter luar biasa IBF, dengan kemenangan Jermell men catat awal kalinya dalam asal usul di mana kerabat sebandung dengan cara berbarengan menggenggam titel penting di bagian berat yang serupa serta cuma pendamping sebandung ketiga dengan cara totalitas buat menikmati titel.

Itu merupakan peperangan yang jauh lebih berkesan dari reuni Desember 2018 mereka. Malam itu menyebabkan kegagalan salah satunya dalam pekerjaan Jermell, ialah 6- 1( 3KOs) dikala memberi kartu dengan Jermall. Kegagalan itu nyata ialah pertarungan terburuk dalam pekerjaannya, apalagi bila beberapa besar pengamat merasa ia layak menyambut anggukan itu.

Kenyataan kalau para hakim melaksanakan kekeliruan padanya serupa sekali tidak sesuai dengan kedua kembarannya— serta dengan begitu, berakibat pada performanya.” Aku semacam Sial, mereka merampok adik aku,” melamun Jermall, yang tampak 7- 0( 3KO) di kegiatan yang pula menunjukkan adik kembarnya.

” Mereka cuma berupaya melaksanakan suatu yang memalukan. Tetapi memanglah begitulah terdapatnya. Itu merupakan salah satu pertarungan terberat aku. Untuk bumi, mereka betul- betul beranggapan itu pertarungan jarak dekat sebab orang itu melaksanakan sebagian bogem mentah di dini pertarungan.

” Saya wajib menggelengkan kepalaku, mensterilkan kepalaku. Memandang adikku takluk buat awal kalinya dalam hidupku, omong kosong itu sejenis itu, sudah mengacaukanku dengan cara psikologis.