Rekor Baru Pertarungan Mayweather vs Logan Paul yang Bersejarah – Bentrokan Floyd Mayweather vs Logan Paul dipercayai melahirkan rekor baru dalam penjualan pay-per-view pertarungan bersejarah tinju dunia. Mayweather – dua tahun setelah mengalahkan kickboxer kelas bulu Tenshin Nasukawa – tengah mempersiapkan skema penghasil duwit berikutnya.

Kali ini, yang paling berani adalah selagi dia hadapi YouTuber Paul yang berusia 25 tahun pada Februari 2021. Solomon Engel, Pendiri dan CEO Fanmio, yang menampilkan tontonan bersejarah PPV, mengungkapkan percakapan dapat melanjutkan kemitraan mereka.

Engel menyebutkan kepada SunSport: ’’Saya tidak dapat bicara untuk jaman depan Floyd, tetapi saya dapat berikan tahu Anda bahwa kami inginkan bekerja serupa setelah pertarungan ini.’’

’’Jadi, mungkin ada pertarungan di jaman depan setelah ini, tetapi masih terlampau dini untuk memastikannya. Kami punya banyak hal untuk dihadirkan dalam olahraga tinju. Tapi, pada kelanjutannya jaman depannya dapat ditentukan olehnya.’’

Floyd Mayweather Jr , 43, menjual 29 juta pay-per-view (PPV) selama rekor tak terkalahkan 50-0 bersejarahnya. Menang atas Manny Pacquiao, 41, dan mantan juara UFC Conor McGregor, 32, menarik sembilan juta PPV. McGregor adalah lawan paling akhir Mayweather di jajaran profesional, sebelum dia mengumumkan pengunduran dirinya.

Orang Irlandia sejak itu berkampanye untuk pertandingan kembali setelah yang asli menghasilkan pendapatan £ 600 juta. Engel, yang mempunyai Mayweather nampak berasal dari jaman pensiunnya, tahu bahwa legenda Amerika tidak dapat dulu kekurangan saingan yang menguntungkan.

Dan setelah dia sharing ring bersama fenomena media sosial Logan Paul – yang punya 22,7 juta subscriber – dia melakukannya di depan banyak fans baru. Itu membuat Mayweather dalam posisi yang lebih mantap kala wajib memilih pasangan duel lain untuk menghasilkan uang. ’’Floyd terlampau bersemangat untuk pertarungan,’’ujarnya.

’’Dia menyaksikan lebih dari satu peluang besar di sini, dan saya tidak inginkan bicara untuknya, tetapi saya pikir kami semua merasa ini dapat menjadi pertarungan yang terlampau bersejarah dan sejumlah level berbeda.’’

’’Siapapun yang hadapi Floyd dapat mempunyai banyak perhatian dan banyak minat. Ada lawan potensial lainnya, tetapi saya tidak inginkan menyebut nama sekarang. Saya pikir itu suatu hal yang memerlukan percakapan lebih lanjut bersama Floyd dan pihak-pihak itu sebelum kami dapat menyaksikan apakah pertarungan itu dapat terjadi.’’